Desa Arung Medang kembali melakukan penanaman jagung sebagai komitmen dan dukungan terhadap ketahanan pangan. Camat Tangaran Suhut Firmansyah melalui Kepala Seksi Tata Pemerintahan, Agus Salim SAP, mengapresiasi semangat Desa Arung Medang melakukan penanaman jagung.
Kata dia, Pemerintah Indonesia, melalui Instruksi Presiden (Inpres) No. 10 Tahun 2025 gencar melaksanakan program ketahanan pangan dengan menargetkan penanaman 1 juta hektar jagung pada 2025.
“Kita bersyukur, beberapa desa telah melakukan tahap kedua penanaman jagung, untuk Arung Medang sudah kembali melakukan penanaman untuk kedua kalinya,” ujar Agus.
Program ini memanfaatkan lahan tidur dan perhutanan sosial untuk meningkatkan produksi pakan ternak dan mencapai swasembada, dengan fokus pada produktivitas tinggi dan stabilitas harga di tingkat petani
Kades Arung Medang, Darsono ST, menyebutkan Program tanam jagung untuk ketahanan pangan desa adalah upaya dan program strategis. Melalui program “1 Desa 1 Hektar jagung”, bertujuan meningkatkan produksi pangan lokal, memberdayakan ekonomi desa, dan mengurangi ketergantungan pangan.
“Desa Arung Medang bersyukur, kegiatan tanam jagung sebagai upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional, turut melibatkan optimalisasi lahan desa atau tidur, berkolaborasi dengan Polri/TNI, serta penggunaan Dana Desa dan mendapat dukungan dari Pemerintah Kecamatan,” papar Darsono.
Program ini lanjut dia melibatkan pemerintah desa, kelompok tani, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), serta aparat keamanan (Polri/TNI) untuk penyediaan bibit dan pupuk.
“Upaya menjalankan program ini sebagai wujud nyata mendukung Asta Cita ketahanan pangan nasional, dan kita berharap perlahan tapi pasti untuk kedepannya dapat meningkatkan Pendapatan Asli Desa atau PADes,” sebut Darsono.










